11 Oktober 2014

analisis pengantar sistem informasi


Definisi perancangan menurut Al-Bahra (2005:51) yang terdapat dalam buku yang berjudul  “Analisis dan Desain Sistem Informasi”, menjelaskan bahwa: “perancangan adalah kemampuan untuk membuat beberapa alternatif  pemecahan masalah.” 
Azhar Susanto  (2004:332)  menjelaskan dalam buku yang berjudul “Sistem Informasi Manajemen Konsep dan Pengembangannya” yaitu: “perancangan adalah spesifikasi umum dan terinci dari pemecahan masalah berbasis komputer yang  telah  dipilih  selama  tahap  analisis.”
Menurut Azhar Susanto  (2004:18)  dalam buku yang berjudul  “Sistem Informasi Manajemen”  yang menyatakan bahwa:  sistem adalah kumpulan /group  dari subsistem/ bagian/ komponen apapun baik phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu.” 
Jogiyanto  (2005:2)  dalam buku  yang berjudul  Analisis dan Desain Sistem Informasi  menerangkan:  sistem adalah  sekumpulan dari elemen–elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.”
informasi menurut Krismiaji  (2005:15)  dalam buku  yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi menjelaskan bahwa: ”informasi adalah data yang telah diorganisasi dan telah memiliki kegunaan dan manfaat.”
 Terdapat pula pengertian informasi dalam buku yang berjudul  Analisis dan Desain Sistem Informasi karangan Jogiyanto  (2005:8) bahwa:  “informasi adalah data yang  diolah menjadi  bentuk  yang  lebih  berguna  bagi  yang menerimanya.”
sistem informasi menurut Azhar Susanto  (2004:55)  dalam    buku  yang berjudul  Sistem Informasi Akuntansi Konsep dan Pengembangan BerbasisKomputer menjelaskan bahwa: Sistem Informasi adalah kumpulan dari sub-sub sistem baik pisik maupun non pisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama secara  harmonis untuk satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang
berarti dan berguna. 
Menurut Al-Bahra (2005:13) dalam buku yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi menjelaskan bahwa: “sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat  oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai  suatu  tujuan yaitu menyajikan  informasi.”
Menurut Mulyadi (2006:101) dalam buku yang berjudul  Sistem Akuntansi menjelaskan bahwa jurnal umum adalah: “jurnal merupakan catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan dan meringkas data keuangan dan data lainnya.”
Definisi jurnal yang diterangkan oleh Indra Bastian (2007:84) dalam buku yang berjudul  Sistem Akuntansi Sektor Publik  adalah:  “jurnal merupakan suatu media / metode yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan.”
Menurut Abdul Halim (2007:62)dalam buku yang berjudul Akuntansi Sektor Publik Akuntansi Keuangan Daerah menjelaskan bahwa: Buku besar umum adalah sebuah buku yang berisi kumpulan rekening/perkiraan/akun (account).  Buku besar pembantu adalah buku yang  digunakan untuk mencatat rincian rekening tertentu yang ada di buku besar.
Menurut Indra Bastian (2007:89) dalam buku yang berjudul Sistem Akuntansi Sektor Publik  definisi  buku  besar  adalah:  “buku besar  umum merupakan buku yang berisi kumpulan rekening  atau  perkiraan  yang  telah  dicatat  dalam  jurnal.”
Definisi sistem akuntansi menurut Mulyadi    (2006:3)  dalam buku  yang berjudul Sistem Akuntansi menerangkan bahwa: Sistem akuntansi adalah organisasi, formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasikan sedemikian rupa untuk menyediakan  informasi keuangan yang dibutuhakan oleh manajemen guna memudahkan penggolongan perusahaan. 
Terdapat definisi sistem akuntansi menurut Krismiaji  (2005:4)  dalam buku yang berjudul  Sistem Informasi Akuntansi, mendefinisikan bahwa: “sistem akuntansi adalah  sebuah sistem yang memproses data dan transaksi guna menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk merencanakan, mengendalikan
dan memproses bisnis”.
Definisi diagram konteks menurut Al-Bahra (2005:64)  dalam buku  yang berjudul  Analisis dan Desain Sistem Informasi menerangkan  bahwa  :  diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem.”
Definisi diagram arus data menurut Jogiyanto  (2004:700) dalam buku   yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi adalah sebagai berikut:  
Data   Flow Diagram  digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir  atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan.
Definisi menurut Al-Bahra (2005:64) dalam buku yang berjudul  Analisis dan Desain Sistem Infomasi, definisinya yaitu : “diagram aliran data merupakan model dari sistem untuk menggambarkan pembagian sistem ke modul yang lebih kecil.”
Menurut Al-Bahra (2005:263) dalam buku yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi, menerangkan bahwa  :  flowchart  adalah bagan-bagan yang mempunyai arus yang manggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah.” 
Menurut Jogiyanto  (2004:795)  dalam buku yang berjudul    Analisis dan Desain Sistem Informasi  menerangkan bahwa:  bagan  alir (Flowchart)  adalah bagan (chart) yang menunjukkan alir (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika.”
Definisi menurut Al-Bahra (2005:169)  dalam buku    yang berjudul  Analisis dan Desain Sistem Informasi  menerangkan    bahwa:  “normalisasi  adalah suatu proses memperbaiki/ membangun dengan model data relasional, dan secara umum lebih tepat dikoneksikan dengan model dan logika.”
Definisi menurut Al-Bahra (2005:142)  dalam buku  yang berjudul  Analisis dan Desain Sistem Informasi  menerangkan bahwa : “diagram  relasi  entitas merupakan suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak.”  Definisi  Entity Relationship Diagram  (ERD) menurut Fatansya  (  2004:79)  dalam buku yang berjudul Basis Data adalah sebagai berikut:
Model  Entity-Relationship  yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang mempresentasikan seluruh fakta dari dunia nyata yang kita tinjau, dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD).   

pengembangan sistem informasi


Pengertian Pengembangan Sistem
Pengembangan sistem merupakan penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.
Perlunya Pengembangan Sistem
Sistem lama yang perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal :
1.    Adanya permasalahan-permasalahan yang timbul di sistem yang lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa :
·         Ketidakberesan sistem yang lama : ketidakberesan dalam sistem yang lama menyebabkan sistem yang lama tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan.
·         Pertumbuhan organisasi : kebutuhan informasi yang semakin luas, volume pengolahan data semakin meningkat, perubahan prinsip akuntansi yang baru, menyebabkan harus disusunnya sistem yang baru, karena sistem yang lama tidak efektif lagi dan tidak dapat memenuhi semua kebutuhan informasi yang dibutuhkan manajemen.
2.    Untukmeraih kesempatan-kesempatanDalam keadaan persaingan pasar yang ketat, kecepatan informasi atau efisiensi waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan rencana-rencana yang telah disusun untuk meraih kesempatan dan peluang pasar, sehingga teknologi informasi perlu digunakan untuk meningkatkan penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen.
3.    Adanya instruksi dari pimpinan atau adanya peraturan pemerintah
Penyusunan sistem yang baru dapat juga terjadi karena adanya instruksi dari pimpinan atau dari luar organisasi, seperti misalnya peraturan pemerintah
Prinsip Pengembangan Sistem Informasi
Prinsip pengembangan sistem :
·         Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen
·         Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar
·         Sistem yang dikembangkan memerlukan orang-orang yang terdidik
·         Proses pengembangan sistem tidak harus urut
·         Jangan takut membatalkan proyek
·         Dokumentasi harus ada untuk pedoman dalam pengembangan sistem

Contoh pengembangan system informasi
Dalam suatu perusahaan A  ada suatu system pemasaran produk system ini terus berkembang sesuai dengan perkembanagan zaman sesuai dengan pengetahuan masyarakat guna mencapai efektifitas dan efisensi nya waktu.
Dalam perusahan A , ini pertamakali memasarkan suatu barang/produk hanya mengandalkan konsumen yang langsung datang ke perusahaan, namun seiring perkembangan zaman perusahaan tersebut menggunakan layanan pemasaran online guna lebih memudahkan konsumen dalam mebeli barang/produk yang di inginkan nya. ini sebagai salah satu bentuk pengembangan system dari segi manajemen yang outputnya untuk lebih mempermudah konsumen dalam membeli suatu produk.
Dalam pengembangan system ini pun tidaklah mudah, kita memerlukan orang-orang yang ahli dalam bidang nya sesuai dengan keperluan system yang akan diganti atupun di perbaharui.
 
Blogger Templates