Definisi perancangan
menurut Al-Bahra (2005:51) yang terdapat dalam buku yang berjudul “Analisis dan Desain Sistem Informasi”,
menjelaskan bahwa: “perancangan adalah kemampuan untuk membuat beberapa
alternatif pemecahan masalah.”
Azhar Susanto (2004:332)
menjelaskan dalam buku yang berjudul “Sistem Informasi Manajemen Konsep
dan Pengembangannya” yaitu: “perancangan adalah
spesifikasi umum dan terinci dari pemecahan masalah berbasis komputer yang telah
dipilih selama tahap
analisis.”
Menurut Azhar Susanto
(2004:18) dalam buku yang
berjudul “Sistem Informasi Manajemen” yang menyatakan bahwa: “sistem adalah
kumpulan /group dari subsistem/ bagian/
komponen apapun baik phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja
sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu.”
Jogiyanto (2005:2)
dalam buku yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi menerangkan:
“sistem adalah
sekumpulan dari elemen–elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu
tujuan tertentu.”
informasi menurut Krismiaji (2005:15)
dalam buku yang berjudul Sistem
Informasi Akuntansi menjelaskan bahwa: ”informasi adalah data
yang telah diorganisasi dan telah memiliki kegunaan dan manfaat.”
Terdapat pula pengertian
informasi dalam buku yang berjudul
Analisis dan Desain Sistem Informasi karangan Jogiyanto (2005:8)
bahwa: “informasi
adalah data yang diolah menjadi bentuk
yang lebih berguna
bagi yang menerimanya.”
sistem informasi menurut Azhar
Susanto (2004:55) dalam
buku yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi Konsep dan
Pengembangan BerbasisKomputer menjelaskan bahwa: Sistem
Informasi adalah kumpulan dari
sub-sub sistem baik pisik maupun non pisik yang saling berhubungan satu sama
lain dan bekerjasama secara harmonis
untuk satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang
berarti dan berguna.
Menurut Al-Bahra (2005:13)
dalam buku yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi menjelaskan
bahwa: “sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen
dalam organisasi untuk mencapai
suatu tujuan yaitu
menyajikan informasi.”
Menurut Mulyadi (2006:101)
dalam buku yang berjudul Sistem
Akuntansi menjelaskan bahwa jurnal umum adalah:
“jurnal merupakan catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat,
mengklasifikasikan dan meringkas data keuangan dan data lainnya.”
Definisi jurnal yang diterangkan oleh Indra Bastian (2007:84) dalam buku yang
berjudul Sistem Akuntansi Sektor
Publik adalah: “jurnal merupakan suatu media / metode yang
digunakan untuk mencatat transaksi keuangan.”
Menurut Abdul Halim
(2007:62)dalam buku yang berjudul Akuntansi Sektor Publik Akuntansi Keuangan
Daerah menjelaskan bahwa: Buku besar umum
adalah sebuah buku yang berisi kumpulan rekening/perkiraan/akun (account). Buku besar pembantu adalah buku yang digunakan untuk mencatat rincian rekening
tertentu yang ada di buku besar.
Menurut Indra Bastian
(2007:89) dalam buku yang berjudul Sistem Akuntansi Sektor Publik definisi
buku besar adalah:
“buku besar umum merupakan buku yang
berisi kumpulan rekening atau perkiraan
yang telah dicatat
dalam jurnal.”
Definisi sistem akuntansi menurut Mulyadi (2006:3)
dalam buku yang berjudul Sistem
Akuntansi menerangkan bahwa: Sistem akuntansi
adalah organisasi, formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasikan
sedemikian rupa untuk menyediakan
informasi keuangan yang dibutuhakan oleh manajemen guna memudahkan
penggolongan perusahaan.
Terdapat definisi sistem akuntansi menurut Krismiaji (2005:4) dalam buku yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi, mendefinisikan
bahwa: “sistem akuntansi adalah sebuah sistem yang memproses data dan
transaksi guna menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk merencanakan,
mengendalikan
dan memproses bisnis”.
Definisi diagram konteks menurut Al-Bahra
(2005:64) dalam buku yang berjudul
Analisis dan Desain Sistem Informasi menerangkan bahwa
: “diagram konteks
adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup
suatu sistem.”
Definisi diagram arus data menurut Jogiyanto (2004:700) dalam buku yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi
adalah sebagai berikut:
Data Flow Diagram digunakan
untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan
secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut
mengalir atau lingkungan fisik dimana
data tersebut akan disimpan.
Definisi menurut Al-Bahra
(2005:64) dalam buku yang berjudul
Analisis dan Desain Sistem Infomasi, definisinya yaitu : “diagram aliran
data merupakan model dari sistem untuk menggambarkan pembagian sistem ke modul
yang lebih kecil.”
Menurut Al-Bahra (2005:263)
dalam buku yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi, menerangkan
bahwa :
“flowchart
adalah bagan-bagan yang mempunyai arus yang manggambarkan langkah-langkah
penyelesaian suatu masalah.”
Menurut Jogiyanto (2004:795)
dalam buku yang berjudul
Analisis dan Desain Sistem Informasi
menerangkan bahwa: “bagan alir (Flowchart) adalah bagan (chart) yang menunjukkan alir
(flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika.”
Definisi menurut Al-Bahra
(2005:169) dalam buku yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi menerangkan
bahwa: “normalisasi adalah suatu proses memperbaiki/ membangun
dengan model data relasional, dan secara umum lebih tepat dikoneksikan dengan
model dan logika.”
Definisi menurut Al-Bahra
(2005:142) dalam buku yang berjudul
Analisis dan Desain Sistem Informasi
menerangkan bahwa : “diagram
relasi entitas merupakan suatu
model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara
abstrak.” Definisi Entity Relationship
Diagram (ERD) menurut Fatansya (
2004:79) dalam buku yang berjudul
Basis Data adalah sebagai berikut:
Model Entity-Relationship yang berisi
komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing
dilengkapi dengan atribut-atribut yang mempresentasikan seluruh fakta dari
dunia nyata yang kita tinjau, dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan
menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD).


